STIKes Mitra Keluarga menggelar Seminar Gizi bertema Stunting.

Bekasi, Kamis, 21 Maret 2019, STIKes Mitra Keluarga melaksanakan seminar gizi. Tema yang diangkat adalah “Inovasi dalam pencegahan dan penanggulangan stunting”. Tema ini dapat menjawab tantangan dalam menurunkan kejadian stunting di Indonesia. Hadir dalam seminar ini adalah Perwakilan Pemerintah Kab. Banggai, Dr.dr.Anang Otoluwa, MPPM selaku Kepala Dinas Kesehatan, Wahono Kolopaking dari Japfa Foundation dan berbagai undangan perwakilan Dinas Kesehatan serta Puskesmas di sekitar Kota Bekasi.

Read more

Berikut adalah lowongan pekerjaan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah :

Read more

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Nomor 7/E/KPT/2019 tanggal 19 Februari 2019 tentang Penerima Pendanaan Penelitian di Perguruan Tinggi Tahun 2019 Segenap civitas STIkes Mitra Keluarga mengucapkan selamat kepada para dosen yang telah memperoleh hibah PDP Ristekdikti, berikut nama dosen yang memperoleh hibah:

Read more

Perkembangan teknologi tidak dapat dipungkiri telah mengubah kehidupan umat manusia dari tiap zaman. Setiap hari kehidupan kita bersinggungan dengan teknologi, baik itu telepon genggam, media sosial atau bahkan peralatan rumah tangga maupun segala sesuatu dibidang kesehatan. Dalam perkembangan teknologi terdapat istilah industri 1.0, industri 2.0, industri 3.0, industri 4.0. Dalam dunia kesehatan sudah banyak kini tindakan yang diberikan oleh tenaga medis yang bisa dilakukan dengan robot-robot buatan tangan manusia.

Read more

STIKes Mitra Keluarga

wujudkan kepedulian sosial melalui keterlibatan sebagai relawan bencana Tsunami Selat Sunda

Tanggal 25-12-2018 s/d 28/12/2018

Sehubungan dengan adanya bencana alam Tsunami Selat Sunda pada bulan Desember 2018, STIKes Mitra Keluarga terlibat aktif dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan mengirimkan tenaga relawan untuk tim medis dibawah koordinasi LLDikti Wilayah III Jakarta. STIKes Mitra Keluarga merupakan salah satu intitusi dari 25 perguruan perguruan tinggi di wilayah Jakarta, Tangerang, yang tergabung dalam relawan LLDikti Wilayah III Jakarta. Jumlah relawan Tsunami selat sunda sebanyak 120 orang yang terdiri dari unsur LLDikti wilayah III, dosen dan mahasiswa. Relawan terbagi dalam:

Read more